Latest Event Updates

Sinopsis dan Trailer Film : Terminator Genesys

Posted on

Mungkin bagi anda penggemar film Terminator sangat merindukan film ini, Terminator Genesys masih menyajikan kisah seputar John Connor.  Pada cerita ini dikisahkan bahwa terjadi hal yang tidak terduga di masa depan ummat manusia.  John Connor (Jason Clarke), pemimpin perlawanan manusia, mengirimkan Sgt. Kyle Reese (Jai Courtney) kembali ke tahun 1984 untuk melindungi ibunya yakni Sarah Connor (Emilia Clarke) dan menjaga masa depan, karena sebuah kejadian tak terduga membuat waktu retak.  Jika anda pernah menonton versi terdahulunya Terminator 2, maka ini merupakan kisah mengapa mesin mengincar ibu dari John Connor yakni Sarah Connor.

Anehnya Sarah Connor mengenal Sgt. Reese padahal ia sendiri belum pernah bertemu.  Di masa kini, Sgt. Reese menemukan John Connor dalam versi baru dan asing dari masa lalu, tetapi sepertinya bukan dari sekutu yang sama dengan dirinya sekarang, termasuk sang Guardian (Arnold Schwarzenegger), musuh baru yang berbahaya, dan misi baru yang tak terduga: Untuk mereset masa depan …

Pada film ini ada beberapa terminator yang harus dilawan oleh T-800 (Arnold Schwarzenegger) yakni T-1000 (di masa Terminator 2) dan T-3000 yakni Terminator yang menyerupai persis John Connor di masa depan yang bukan merupakan mesin tetapi juga bukan merupakan manusia, tetapi mahluk genesys.

Baca entri selengkapnya »

Sinopsis dan Trailer Film : Jurassic World

Posted on

Bagi anda yang pernah menonton Jurrasic Park tentu tidak akan asing dengan film ini, mengulang kesuksesan film Jurrasic 20 tahun yang lalu Taman Jurrasic kini dibuka kembali untuk umum.  Taman ini menjadi ramai dengan pengunjung karena menyajikan atraksi yang mengagumkan dari spesies-spesies dinosaurus yang berada di penangkaran Jurassic Park.  Pengunjung juga dimanjakan dengan berbagai kecanggihan teknologi termasuk kendaraan-kendaraan tour yang sangat mengasyikkan untuk dikendarai.

Pulau tempat taman Jurassic ini dimiliki oleh Simon Masrani (diperankan oleh Irfan Khan), CEO dari perusahaan Masrani Corporation. Muncul ide dari perusahaan untuk menciptakan jenis baru dinosaurus melalui rekayasa genetika, dinosaurus hibrid yang dikenal sebagai Indominus rex. Akhirnya ilmuwan perusahaan pun berhasil menciptakan Dinosaurus spesies baru ini dari DNA Giganotosaurus, Rugops, Majungasaurus dan Carnotaurus dengan harapan akan mendatangkan banyak pengunjung yang ingin melihat keajaiban genetik ini.  Ilmuwan yang juga manajer operasional di Masrani Corporation yang mencetus ide ini adalah Claire Dearing (diperankan oleh Bryce Dallas Howard).

Namun terjadi pergolakan didalam tubuh Masrani Corporation, tidak semua yang setuju dengan ide dinosaurus hibrid ini, salah satunya adalah staff yang bekerja di taman tersebut yakni Owen Grady (diperankan oleh Chris Pratt).  Ia mempertanyakan temuan baru itu kepada Claire Dearing dan meragukan akan keamanan dari spesies ini.

Keponakan Claire yakni Zach (diperankan Nick Robinson) dan Gray (diperankan Ty Simpkins) berlibur dan mengunjungi taman Jurassic ini, keduanya dibelikan tiket oleh orang tuanya menuju Pulau Isla Nublar bersama ratusan pengunjung lain, yang kebanyakan adalah anak-anak dengan menaiki kapal feri dan memasuki pintu gerbang Jurassic World dengan kereta api.
Baca entri selengkapnya »

Daftar Printer A3 Merk Canon

Posted on Updated on

Printer yang dapat mencetak kertas ukuran A3 kini sudah menjadi kebutuhan baik di perkantoran maupun rumahan, salah satu produsen printer ternama yang paling banyak digunakan salah satunya adalah merk Canon.  Asyiknya printer ini adalah dapat menyesuaikan dengan berbagai ukuran kertas dengan ukuran maksimal A3, jadi mau ukuran apa saja bisa selama tidak melebihi ukuran A3 (29,7 cm x 42 cm).  Berikut daftar printer A3 merk Canon dikutip dari situs resminya :

Printer A3 Single Function

1. Canon PIXMA iX6560

Canon ix6560

Kelebihan utama dari printer PIXMA iX6560 ini adalah fleksibilitas tinggi dengan pencetakan hingga ukuran A3+ dan resolusi hingga resolusi 9600 dpi, printer inkjet warna, media: A3+, A3, A4 dan lebih banyak lagi, mencetak foto borderless 4 x 6″ dalam 36 detik.  Kisaran harga printer ini adalah Rp. 3.100.000,-
Baca entri selengkapnya »

Review Film : Chappie – Robot Gangster Lugu Namun Berhati Baik

Posted on

Chappie, begitu judul filmnya… kalo di lihat dari trailer filmnya, saya penasaran banget ingin menontonnya. Awalnya asli bener saya kira ini film tentang superhero polisi robot seperti Robocop gitu, ternyata saya salah besar.. Chappie tidak hanya sekedar polisi robot biasa tetapi juga gangster yang justru melakukan tindakan kriminal.  Kok bisa ? bagi anda yang belum menontonnya saya saranin nih nonton film drama dan sci-fi paling seru dan asyik untuk di tonton bersama keluarga.  Seperti biasa saya mencoba mereview film ini berdasarkan sudut pandang saya.

Berawal dari kesuksesan Tetravaal yakni perusahaan pembuat robot dengan kepandaian buatan (artificial intelegency) yang menciptakan sebuah produk robot karya salah seorang karyawannya bernama Deon (diperankan Dev Patel).  Perusahaan ini membuat robot polisi yang memiliki kecerdasan dan dengan rangka tubuh yang anti peluru sehingga seringkali diandalkan dalam setiap operasi buru sergap polisi.  Semakin tahun prestasi robot ini semakin sukses sehingga justru tidak hanya sebagai polisi buser tetapi juga sebagai polisi dengan tugas umum lainnya seperti mengatur lalu lintas dan penjagaan hingga 24 jam.  Dalam film, rangkaian informasi ini ditayangkan dalam bentuk segmen berita dan wawancara sehingga saya tahu bahwa ini bukan inti utama ceritanya.. robot polisi yang hebat itu adalah hal biasa dan telah dianggap umum dalam film ini.

Lalu apa yang menjadi bedanya ? bahkan saya sendiri awalnya tidak tahu yang mana yang namanya Chappie karena robot polisi dalam film ini sangat banyak jumlahnya.  Ternyata Chappie itu bukan satu-satunya robot polisi seperti halnya Robocop.  Chappie (peraga diperankan oleh Sharlto Copley) hanya robot polisi biasa dengan code name Scout_22 diantara code name Scout lainnya.

Baca entri selengkapnya »

Simbol Kepangkatan Pegawai Kejaksaan Negeri Indonesia

Posted on Updated on

Sesuai dengan keputusan Menteri/Jaksa Agung Nomor : R/244/Secr-Jag/Kpts/60 tanggal 10 Oktober 1960 tentang ketentuan mengenai pakaian seragam para Jaksa, lengkap dengan tutup kepala (topi), tanda pangkat, dan lambang kejaksaan, ikat pinggang serta sepatu. Pakaian seragam dibagi dua golongan yaitu, Pakaian Seragam Harian (PSH) dan Pakaian Seragam Upacara (PDU). PSH dipakai dalam kegiatan kedinasan sehari-hari sedangkan PDU dibagi lagi dalam pakaian seragam upacara Negara, upacara penting, dan upacara biasa. Dengan Keputusan Menteri/Jaksa Agung Nomor : 019/Kpts/Secr/1962 tanggal 1 Desember 1962, pemakaian seragam diperluas hingga pegawai tata usaha di lingkungan Kejaksaan.

Perbedaan pokok antara pakaian seragam Jaksa dan Tata Usaha terdapat pada atribut yang dipasang pada kedua ujung leher baju. Untuk Jaksa atribut yang dipakai menggunakan lambang Kejaksaan. Sedangkan untuk pegawai Tata Usaha, lambang timbangan dan pedang pada lambang Kejaksaan diganti dengan dua buah bulu pena bersilang. Disamping pakaian seragam, dibuat juga tanda-tanda jabatan untuk Menteri/Jaksa Agung, Wakil Jaksa Agung, Jaksa Agung Muda, Kepala Kejaksaan Tinggi/Negeri, Kepala Direktorat/Biro/Bagian dan sebagainya.

Menurut sejarahnya, ada beberapa kali perubahan bentuk pangkat yakni pada tahun 1960 sampai 1992 pangkat Kejaksaan berasal dari bahan logam dan bentuknya berupa bintang dari Golongan I sampai Golongan IV semua “bintang”. Kemudian pada tahun 1992, bahannya di ubah menjadi dari bahan benang dan pangkatnya pun di bedakan, golongan I garis warna putih, golongan II garis warna kuning, dan golongan III melati warna kuning.

Pada tahun 1998 pangkat untuk golongan I dan II bentuk pangkatnya berupa garis diubah dari melintang menjadi “berdiri” tegak lurus, namun pada tahun 2002 diubah lagi ke “posisi” semula, menjadi melintang, seperti saat ini.

Berikut ini urutan pangkat dan tanda lambang simbol kepangkatan pada Kejaksaan Negeri :

Baca entri selengkapnya »

Kereta Dorong Cocolatte Isport : Review Produk dan Harga

Posted on Updated on

Kereta dorong Cocolatte Isport adalah kereta dorong sporty dengan tiga roda, kereta dorong ini paling populer dan banyak dibeli oleh orang tua yang menginginkan kereta dorong yang ringan dan mudah dibawa kemana saja.  Berikut ini review dari kereta dorong Cocolatte Isport :

Desain yang praktis, ringan, dan mudah dibawa

Kereta dorong untuk bayi Cocolatte Isport ini sangat ringan dan bisa dibawa kemana saja, kemasannya praktis bisa dilipat dan dimasukkan kedalam bag atau ransel sehingga mudah anda bawa kemana saja.

Baca entri selengkapnya »

Linieritas Kualifikasi Akademik Guru Pada PPGJ

Posted on

Sejak akan diberlakukannya Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan (PPGJ) pada tahun 2015 ini, banyak guru yang bertanya-tanya mengenai lineritas  terutama di wilayah Kalimantan Barat tempat saya bertugas.

Bagaimana nasib kami yang tidak linier ijazahnya dengan mata pelajaran (mapel) ? Kami kan sudah punya Akta Mengajar !

Apakah kami harus keluar dari jabatan guru dan menuju jabatan struktural yang sesuai dengan kualifikasi akademik kami ?

Begitulah kebanyakan guru yang bertanya mengenai linieritas ini, kemanakah nasib mereka dan apa yang harus dilakukan.  Sebelumnya memang kebijakan akan peraturan PPG ini telah disosialisasikan oleh Kemdikbud melalui buku pedoman yang dikenal dengan Buku 1, akan tetapi tetap saja menjadi pertanyaan bagaimana bagi guru yang sudah memiliki Akta Mengajar ? bukankah mereka sudah layak karena adanya akta ini ?

Sebagai informasi, bahwa sebenarnya PPG inilah pengganti Akta Mengajar sehingga secara otomatis penggunaan akta sudah tidak diberlakukan lagi.. artinya, tetap saja guru yang tidak linier tidak bisa mengikuti pendidikan keprofesian.  Patut juga kita pertanyakan mengenai kebijakan pemerintah ini, kalau pun memang Akta Mengajar ini sudah tidak diberlakukan lagi seharusnya program PPG ini juga diberlakukan pada saat semua guru yang memiliki Akta karena tidak linear ini dituntaskan melalui pola PLPG.

Akhirnya turunlah kebijakan baru pada akhir bulan april 2015, melalui Rapat Koordinasi yang dilangsungkan di tingkat pusat (Kemdikbud) bahwa tahun 2015 ini PPGJ dibatalkan dan kembali ke pola PLPG karena masih banyak terdapat guru dengan usia 50 tahun dan masa kerja 20 tahun atau yang IV/a belum bersertifikasi.  Alhamdulillah.. akhirnya banyak guru yang kini bernafas lega akan keputusan ini tetapi tidak dengan guru dengan TMT tahun 2006 keatas karena ternyata PLPG ini dikhususkan pada yang TMT tahun 2005 kebawah, mereka masih harus menunggu kepastian apakah tahun 2016 kedepan pola PLPG ini masih berlaku atau sudah ke PPG.  Sementara itu bagi guru yang ikut pola PLPG juga masih tetap harus dituntut linieritas nya, artinya guru tetap harus linier antara program studi kuliahnya dengan mapel yang diampunya.

Kemudian, apakah lineritas itu ?

Linear/Linier artinya adalah Sejajar/Berkesesuaian.  Linieritas adalah kesesuaian program studi ilmu akademik (S1/DIV) seorang guru terhadap mata pelajaran yang diampu dengan tujuan untuk menghasilkan profesi guru yang professional.

Bagaimanakah seorang guru dikatakan linier terhadap mapel/bidang studi sertifikasinya ? Mari kita lihat beberapa acuan berikut :

Menurut Surat Edaran DIKTI Nomor 887/E.E3/MI/2014 tentang linieritas bidang ilmu :

  1. Yang dimaksud dengan linieritas yaitu kesesuaian latar belakang ilmu yang diperoleh dosen pada program Magister atau Doktor dengan ilmu yang akan diajarkan untuk mencapai kompetensi atau capaian pembelajaran lulusannya pada program studi tempat dosen tersebut mengajar.
  2. Linieritas bukan diartikan sebagai latar belakang ilmu dosen, pada program S1 harus sama dengan S2 atau S3

Sedangkan menurut Perubahan atas Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru Pasal 12 Point 5a :

Mata pelajaran yang diampu oleh guru disebut tidak linier apabila mata pelajaran tersebut tidak termasuk dalam rumpun bidang keilmuan yang dikuasai sesuai dengan kualifikasi akademik yang dimiliki.

Jadi, guru dinyatakan linear apabila mengajar sesuai dengan program studi kualifikasi akademiknya.

Contoh Kasus :

Linieritas Guru

Namun jangan kuatir, khusus untuk peserta PLPG 2015 (TMT 2005 kebawah) :

Bila guru tidak linear namun mengajar secara aktif pada mata pelajaran tersebut selama 5 tahun berturut-turut maka ia dapat menjadi peserta PLPG