Sekretariat TPI Provinsi Kalimantan Barat Berbenah Jelang UN 2009

Posted on

Semua sekolah dari jenjang SD/MI, SMP/MTs/SMPLB, SMA/MA dan SMK serta SMALB maupun Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) saat ini tengah bersiap-siap untuk menyambut Ujian Nasional (UN), yang akan dilaksanakan tanggal 11-13 Mei 2009 untuk SD/MI, 27-30 April 2009 untuk SMP/MTs/SMPLB, tanggal 20-24 April 2009 untuk SMA/MA dan tanggal 20-22 April 2009 untuk SMK dan SMALB.

Sebagaimana pelaksanaan UN tahun 2008, untuk meningkatkan objektivitas ujian nasional tahun 2009 ini, BSNP akan kembali menugaskan Tim Pemantau Independen (TPI) Ujian Nasional. Tugas utama Tim Pemantau Independen adalah membantu BSNP dalam memantau pelaksanaan ujian nasional sesuai dengan ketentuan dalam POS. Namun pada tahun 2009 ini penyelenggaraan UN di tingkat SMA/MA tidak lagi akan menggunakan tim pemantau independen, seperti yang telah dilakukan pada UN 2008. Fungsi tim pemantau independen (TPI) tersebut sebagaimana mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 77 Tahun 2008 tentang UN SMA/MA tahun pelajaran 2008/2009, akan digantikan oleh perwakilan dari perguruan tinggi, yang disebut sebagai pengawas penyelenggara UN. Upaya ini ditempuh agar perguruan tinggi tidak ragu memakai hasil ujian nasional siswa SMA/MA sebagai pertimbangan seleksi masuk. Sementara untuk TPI tetap bertugas memantau ujian nasional yang diikuti oleh jenjang pendidikan SMK, SMALB, maupun SMP/MTs dan SMPLB seperti diatur pada Permendiknas Nomor 78 Tahun 2008 tentang UN SMP/MTs/SMPLB, SMALB dan SMK tahun pelajaran 2008/2009.

Tanggung jawab perguruan tinggi dalam penyelenggaraan UN adalah menetapkan tata cara pengawasan UN, menjamin obyektivitas dan kredibiltas pelaksanaan UN di provinsi, dan melaksanakan pengawasan UN berkoordinasi dengan dinas pendidikan. Selain itu, pihak perguruan tinggi juga akan bertugas untuk memindai dan menyerahkan hasil pemindaian kepada penyelenggara UN di tingkat pusat. Untuk wilayah Kalimantan Barat, Universitas Tanjungpura (Untan) ditunjuk menjadi koordinator perguruan tinggi penyelenggara UN, dengan susunan penanggung jawab sebagai berikut :

Ketua : Rektor Universitas Tanjungpura
Wakil Ketua : Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pontianak
Sekretaris : Kepala LPMP Provinsi Kalimantan Barat
Bendahara : Kasi PMS LPMP Provinsi Kalimantan Barat
Anggota : Pembantu Rektor I Universitas Tanjungpura

LPMP Provinsi Kalimantan Barat yang dalam hal ini berkedudukan sebagai sekretariat TPI tingkat provinsi, berkewajiban untuk mempersiapkan pelaksanaan pemantauan UN dari awal hingga berakhirnya pelaksanaan UN nantinya. Tahapan persiapan tersebut meliputi :

1. Rapat Koordinasi TPI Tingkat Provinsi;
Kegiatan ini telah dilaksanakan pada tanggal 16-17 Februari 2009, dengan peserta kegiatan sebanyak 25 orang yang terdiri dari Dekan Universitas Tanjungpura dan pimpinan perguruan tinggi swasta. Kegiatan rapat koordinasi ini bertujuan untuk menentukan pola pengawasan dan TPI serta untuk menyamakan persepsi tentang UN.

2. Rapat Koordinasi TPI Provinsi dengan kabupaten/kota;
Kegiatan ini telah berlangsung pada tanggal 27-28 Februari 2009, dengan peserta sebanyak 36 orang yang terdiri dari kepala dinas pendidikan dari 14 kabupaten/kota dan pimpinan perguruan tinggi. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk koordinator TPI di setiap kabupaten/kota.

3. Rapat Koordinasi tahap II;
4. Pembekalan petugas TPI sekolah/madrasah oleh TPI kabupaten/kota;
5. Pemantauan pelaksanaan UN;
6. Pelaporan.

Sebagai sekretariat TPI tingkat provinsi, salah satu tugas LPMP Provinsi Kalimantan Barat adalah membentuk sekretariat TPI tingkat kabupaten/kota. Sedangkan salah satu tugas dari sekretariat TPI tingkat kabupaten/kota adalah mengusulkan ke sekretariat TPI tingkat provinsi calon-calon anggota TPI tingkat kabupaten/kota dan tingkat sekolah/madrasah. Calon anggota TPI tingkat kabupaten/kota dan tingkat sekolah/madrasah setelah diverifikasi kemudian ditetapkan menjadi anggota TPI tingkat kabupaten/kota dan sekolah/madrasah oleh sekretariat TPI tingkat provinsi. Untuk wilayah Kalimantan Barat, akan melibatkan dosen yang akan ditugaskan sebagai TPI (pengawas UN) jenjang SMA/MA sejumlah 438 orang dosen dari PTN, sedangkan untuk jenjang SMP/MTs dan SMK yaitu sejumlah 1.101 orang dari perguruan tinggi kabupaten/kota.

Keberadaan TPI sendiri, memang dikhususkan untuk memantau pelaksanaan UN 2009. Yang mana, dengan adanya pengawasan secara ketat, Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) bisa secara maksimal mengetahui siswa yang memang berpotensi.

Kriteria kelulusan pada UN 2009 ini tidak terdapat perubahan dibanding UN 2008, sebagaimana diatur dalam Permendiknas Nomor 77 dan 78 tahun 2008, bahwa peserta UN dinyatakan lulus jika memenuhi standar kelulusan UN sebagai berikut :

a. memiliki nilai rata-rata minimal 5,50 untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan, dengan nilai minimal 4,00 untuk paling banyak dua mata pelajaran dan minimal 4,25 untuk mata pelajaran lainnya;

b. khusus untuk SMK, nilai mata pelajaran Kompetensi Keahlian Kejuruan minimal 7,00 dan digunakan untuk menghitung rata-rata UN.

One thought on “Sekretariat TPI Provinsi Kalimantan Barat Berbenah Jelang UN 2009

    petebang said:
    30 November, 2009 pukul 8:41 am

    apa jadi UN nya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s