Assuransi?! Apakah saya perlu masuk Assuransi?

Posted on Updated on

Assuransi.. yah, sudah kita kenal sejak dulu bahkan mungkin sejak kita SMP kita sudah dengar.. Namun apa sih sebenarnya fungsi assuransi ini?

Sebagian besar masyarakat kita berindikasi bahwa assuransi ialah santunan yang didapatkan jika seseorang telah meninggal dunia, artinya uang santunan akan ia dapatkan kalo ia meninggal dunia… jadi siapa yang dapat?? tentunya ahli waris, gak mungkin mau kita bawa ampe akhirat ya nggak..? Lantas mengapa kita menabung kalo nggak bisa kita nikmati ? begitu asumsi orang2 kebanyakan… Akan tetapi dari segi agama terutama di dalam ajaran Islam, kita wajib meninggalkan harta bagi anak dan istri kita.

Perlu diketahui, bahwa Assuransi itu ada 2 macam :

  1. Asuransi Jiwa, dibayarkan apabila tertanggung mendapatkan musibah seperti kecelakaan atau bahkan meninggal dunia.
  2. Assuransi Kesehatan, ini adalah model assuransi modern yang lebih menguntungkan dan lebih bersifat investasi. Biasanya manfaatnya dapat digabung menjadi assuransi pendidikan dan pensiun.

Dari kedua pilihan diatas, mana yang menurut anda menguntungkan ? Hehe sudah jelas yang nomor 2, assuransi kesehatan. Nah, rata2 sekarang semua perusahaan Asuransi sudah ada produk ini. Yang jadi masalah sekarang, apakah saya perlu masuk Assuransi ???

Tahukah anda, berapa biaya yang anda keluarkan apabila anda tiba2 sakit sedangkan uang yang tersedia di tabungan anda tidak mencukupi? Bisakah anda menduga kapan anda sakit? Jawabannya kita semua tidak tahu, karena semua itu menjadi rahasia-Nya. Tetapi kita wajib berjaga2… anda mungkin bisa menyimpan didalam tabungan anda, atau mungkin anda menabung rutin setiap bulannya yang disisihkan dari pendapatan anda. Namun apakah tabungan anda mencukupi dengan jumlah yang cukup seperti anda membutuhkannya disaat anda sakit ?

Gaji saya pas-pasan tetapi biasanya premi assuransi tidak mencukupi kemampuan saya untuk membayar tiap bulannya

Sekarang saya berbicara fakta : faktanya 80% karyawan swasta maupun pegawai negeri mempunyai hutang atau kredit di bank ataupun kredit kepemilikan barang seperti motor, rumah, dan sebagainya. Setujukah anda bahwa Kredit itu sama dengan hutang? atau mungkin anda masih ngotot bahwa itu bukan hutang karena ternyata toh saya bisa pakai barangnya. Semakin lama periode anda membayarnya maka semakin banyak pula bunga yang harus anda bayarkan. Betul nggak ?  Saran saya anda boleh kredit atau hutang di bank dengan syarat pinjaman tersebut untuk modal usaha, tetapi kalo beli barang… anda justru akan menambah beban bulanan, misal anda kredit beli motor, ingat motor perlu bensin kan? kalo emang perlu, ya cari motor yang sesuai dengan keuangan aja dulu… misalnya beli yang seken, sambil anda menabung untuk beli baru.

nah, kalo Assuransi malah kebalikan dari kredit…Semakin kita bayar cicilan preminya maka semakin besar pula manfaat investasinya..malah jauh lebih untung dibandingkan dengan bila anda nabung rutin ditabungan. Itu disebabkan karena pihak assuransi menganggap anda sebagai investor dan memainkan uang anda di bursa saham… atau mungkin mirip deposito begitu, hanya saja anda dilindungi oleh assuransi kesehatan. Perlu diketahui… bahwa manfaat Assuransi tidak mempengaruhi jumlah tabungan anda… artinya perusahaan mengasuransikan anda tanpa mengurangi uang tabungan anda alias biaya kesehatan anda ditanggung pihak assuransi.

Hebatnya lagi, anda justru akan “ditabungkan” bila ternyata kelak anda terdiagnosis beberapa penyakit keras yang ditentukan dalam polis assuransi tersebut.  Sangat hebatnya lagi, jika anda menanggung anak dan istri anda..maka anak dan istri anda juga “ketiban” ditabungin… artinya satu keluarga malah ditabungin oleh pihak assuransi jika anda terdiagnosa penyakit yang disebutkan dalam polisnya…aneh bin ajaib, tetapi ternyata emang begitu aturan mainnya.

Sekarang, apa anda masih berfikir tidak perlu assuransi? apa anda masih berfikir untuk kredit rumah atau motor? kalo menurut saya, ada baiknya barang kebutuhan seperti itu anda tabung untuk pembeliannya jangan buru2 tergiur dengan brosur kredit yang kebanyakan membuat anda tertarik untuk berhutang…bersabarlah dan hematlah dalam pengeluaran.

Bila anda tidak sanggup membayar premi bulanannya, pihak assuransi punya program “cuti premi” artinya anda boleh cuti untuk membayar premi dalam jangka waktu tertentu, tidak ada kerugian kan? Selain itu jumlah premi juga bisa anda atur sesuai kemampuan, sebaiknya mulailah dari yang kecil baru kemudian bertahap anda besarkan.

Kelebihan dari berinvestasi di assuransi adalah keluasaan untuk mencairkan dana.. Anda bahkan bisa mengambil sejumlah uang untuk keperluan sekolah anak, membeli rumah, bahkan mobil pada jangka waktu tertentu sementara anda tetap dilindungi oleh assuransi.

O ya, anda seorang pegawai tetap suatu perusahaan atau pegawai negeri ? yang dijanjikan akan memiliki uang pensiun? tanpa anda sadari sebenarnya uang pensiun anda sudah ditabungin oleh perusahaan anda atau pemerintah yang didapat dari potongan gaji setiap bulannya yang tidak disebutkan dalam slip gaji anda…who knows? bayangkan kalo anda tabung sendiri…

Pilih Perusahaan yang Memiliki Profil yang Sehat

Oke, baiklah mungkin kini anda sudah mengerti…namun apakah assuransi akan menepati janjinya akan membayarkan klaim kita pada saat kita melakukan klaim?? Dalam hal ini anda harus memilih assuransi yang benar2 kompeten dan bonafit…strukturnya kuat dan memiliki proteksi terhadap likuidasi, pokoknya profil perusahaannya harus jelas dan baik. Selain itu lihat juga history dengan para konsumennya, pernah nggak ada berita konsumen yang klaimnya tidak dibayarkan atau tidak..bila kelihatannya sehat..maka anda tidak perlu ragu untuk mendaftar.

Semua tergantung anda, darimana anda memandang.. apa anda menganggap sebagai beban bulanan atau anda menganggap sebagai investasi ? itu terserah anda… yang jelas saya bukan agen assuransi…saya hanya seorang abdi negara yang memikirkan masa depan keluarga saya..

Bukan hasutan ya? ini hanya opini…Semoga bermanfaat

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s