Membangun Objek Wisata di Sanggau Kapuas

Posted on

Sanggau Kapuas, Bumi Daranante nan Indah

Kabupaten Sanggau, sebuah kabupaten yang terletak di tengah Provinsi Kalimantan Barat dengan  luas wilayah 12.857 Km atau 12.47% dari luas seluruh Provinsi Kalimantan Barat. Sehingga Kabupaten Sanggau memiliki banyak potensi wisata, terutama wisata alam dengan beragam tumbuhan, satwa liar dan jutaan rahasia lainnya.

Meskipun saya tinggal bukan di Sanggau tetapi saya asli orang Sanggau, lahir di Sanggau dan besar di Sanggau… saya ingin Sanggau menjadi Kabupaten yang maju dan besar seperti kota lainnya.  Tulisan ini saya buat sebagai apresiasi saya sebagai putra daerah Sanggau, semoga ini menjadi inspirasi untuk memajukan Sanggau.

Sanggau lebih dikenal dengan aliran sungai kapuas dan anak2 sungainya yang memiliki riam dan air terjun.  Sayangnya hingga saat ini pemerintah Kabupaten Sanggau masih belum benar2 menyulap potensi2 ini menjadi lebih baik sehingga menjadi obyek wisata yang dapat menarik wisatawan lokal maupun asing untuk mendatanginya.

Beberapa problema yang harus diperhatikan untuk menjadikan Sanggau sebagai kawasan objek wisata diantaranya :

  1. Infrastruktur yang ada seperti jalan menuju tempat wisata maupun pengelolaannya masih dinilai kurang baik.  Jangankan demikian, jalan antar kabupaten juga rusak arah sehingga perlu diadakannya perbaikan yang baik sehingga bis maupun kendaraan dari luar kota dapat mencapai kota Sanggau dengan lebih nyaman.
  2. Pengelolaan kawasan wisata yang masih belum terkelola dengan baik, solusi lainnya selain mengandalkan pemerintah terutama Dinas Pariwisata tentunya akan lebih baik lagi bila ada pengusaha atau pengelola yang mau berinvestasi atau bekerjasama dan membuat kawasan wisata ini menjadi lebih baik lagi. Tentunya hasil pendapatan dari objek wisata ini sebagian disumbangkan kepada pemerintah yang juga sebagai investornya.  Cara lain adalah dengan memanfaatkan Koperasi atau lembaga masyarakat disekitarnya, tetapi kadang cara ini cenderung kurang berhasil.
  3. Mempromosikan Sanggau dan objek wisatanya sehingga orang luar mengenal Sanggau dan tertarik untuk datang, ini bisa dilakukan melalui media internet, brosur, ataupun pamflet dan iklan dikoran dan majalah lokal.
  4. Membuat event atau acara khas daerah yang menunjukkan budaya Sanggau, seperti misalnya gawai dayak, festival budaya melayu, dan kegiatan budaya lainnya yang diatur jadwalnya dan ditetapkan setiap tahunnya.
  5. Bentuk pembangunan lainnya yang mendatangkan wisatawan

Sungguh sangat disayangkan apabila cagar alam dan budaya yang ada di Sanggau disia2kan begitu saja sehingga masyarakat luas tidak mengetahui bahwa Sanggau memiliki banyak potensi dan banyak objek wisata.  Berikut ada beberapa objek wisata yang menarik

Pancur Aji

Salah satu tempat wisata alam yang menjadi kebanggaan Kabupaten Sanggau adalah kawasan wisata Panjur Aji. Terletak tidak jauh dari pusat kota Sanggau kawasan wisata Panjur Aji menawarkan wisata alam dengan kawasan hutan lindung yang banyak terdapat flora langka seperti Kayu Tengkawang, taman anggrek, Kebun binatang seperti orang utan, buaya, aneka burung termasuk burung enggang khas Kalimantan.

Panjur Aji juga menawarkan wisata pesona air pegunungan seperti sungai Merobu, Engkuli, bayu, Kenian, Setapang, Mongan dan Sungai Mawang. Arus sungai yang cukup deras merupakan salah satu tantang yang menarik untuk dijelajahi.
Objek wisata Pancur Aji terdapat beberpa lokasi wisata diantaranya keindahan alam, keaslian hutan yang menawarkan kesegaran alami.

Untuk menuju ke objek wisata ini medan yang ditempuh cukup berat sehingga perlu ditata kembali agar mudah dijangkau dan tidak membahayakan pengunjung.

Sumber air panas Sipatn Lotup

Menyusuri sungai Sekayam menuju kearah Kecamatan Jangkang terdapat sumber mata air panas yang oleh masyarakat sekitar disebur Sipatn Lorup. Jarak tempuh dari Kota Kecamatan Jangkang kurang lebih 8 Km, yang dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan darat. Tempat penampungan air panas Sipatn Lotup sudah dikenal masyarakat Kabupaten Sanggau secara luas dan dapat digunakan sebagai media pengobatan kesehatan.

Wisata sumber air panas Sipatn Lotup dapat di tempuh melalui jalur Sanggau – Kembayan – Jangkang dengan jarak tempuh kurang lebih 168 Km dari Pusat Kota Kabupaten Sanggau. Sedangkan melalui jalur Sanggau – Mukok – Jangkang dapat ditempuh dengan jarak kurang lebih 70 Km.

Jalur transportasi dapat dilalui dengan kendaraan roda Empat dan Roda dua. Dengan menempuh perjalanan kurang lebih 3 jam perjalanan maka pesona kawasan wisata Sumber air panas dapat dinikmati dengan kesegaran alami.  Perbaikan kondisi jalan menuju objek wisata ini harus dikelola dengan baik sehingga menambah daya tarik pengunjung.

Goa Tang Raya di Kecamatan Beduai

Terletak kurang lebih 100 Km dari kota Kabupaten Sanggau, terdapat Goa Tang Raya di Kecamatan Beduai dengan panorama yang luar biasa. Goa Tang Raya denganrelief bebatuan yang masih alami. Panjang Goa Tang Raya sepanjang kurang lebih 100 m masuk kedalam perut Goa dengan pemandangan relief bebatuan yang menarik.

Dari Kota Kecamatan Beduai hanya berjarak kurang lebih 5 Km yang dapat ditempuh dengan kendaraan baik roda dua maupun empat. menurut kepercayaan lama masyarakat setempat, dahulu kala Goa Tang raya merupakan tempat suci dimana sering dilakukan upacara adapt untuk menghormati leluhur mereka.

Namun pengelolaan Goa Tang Raya hingga saat ini belum optimal diupayakan Pemerintah Kabupaten Sanggau. Goa Tang raya juga merupakan salah simbol kekayaan budaya Dayak, dimana di Goa Tang raya yang pada jaman dahulu sering dilakukan upacara adapt sebagai symbol syukur ke[ada sang Khalik.

Riam Macan Goa Maria

RiamSalah satu tempat wisata rohani di Kabupaten Sanggau terdapat di Riam macan Goa maria. Wisata air terjun dengan ketinggian mencapai 20 meter, Goa yang terdapat patung Bunda Maria yang dijadikan symbol tempat wisata rohani sering dikunjungi warga untuk menikmati keindahan alam dan sejuknya air pegunungan.


Sungai dengan batu – batu besar menambah apik pemandangan mata dibawah pohon – pohon besar. Sebelum mencapai sumber air terjun wisatawan dapat menikmati perjalanan kaki menuruni anak tangga yang cukup melelahkan. Namun pastinya sangat baik untuk kesehatan, karena riam macan goa Maria merupakan tempat wisata rohani yang dapat menyegarkan dan dapat menyejukkan iman

Gorong Posok atau Batu Posok

Sebuah objek wisata yang terlupakan, terletak di desa Penyeladi beberapa Km dari pusat ibu kota Sanggau Kapuas.  Batu Posok merupakan objek wisata yang khas dimana memiliki sebuah batu berlubang yang mirip goa kecil dan air terjun dibawahnya.  Sayangnya ketika air sungai surut, objek wisata ini sepi pengunjung karena kurang menarik.

Oleh karena itu, perlu adanya tambahan wisata lain yang juga berada di kawasan tersebut sehingga objek wisata tersebut tidak sepi pengunjung disaat air surut.  Bisa dengan membangun villa, kolam renang, wahana bermain dan sebagainya.  Saya rasa mimpi ini bisa jadi kenyataan bila pemerintah benar2 mengelolanya dengan baik.

Keraton Surya Negara Sanggau

Merupakan sebuah kerajaan peninggalan sejarah zaman dahulu ketika Sanggau masih berada dibawah kepemimpinan Keraton Surya Negara.  Catatan sejarah menyebutkan bahwa pertama kali Kerajaan Sanggau didirikan oleh putri Daranante. Dia bukan asli dari Sanggau,  namun dari Kabupaten Ketapang. Putri Daranante kemudian menikah dengan Babai Cinga dari suku  Dayak Sanggau. Awalnya keraton yang dibangun Daranante dipusatkan di Desa Mengkiang atau tepatnya ke arah hulu Sungai Sekayam, namun sejarah tidak menyebutkan tahun berapa berdirinya. Kemudian pada tahun 1826 Sultan Ayub sebagai penambahan kala itu, memindahkan pusat kerajaan Sanggau ke Desa Kantuk serta mendirikan Mesjid Jami (saat ini terletak di Kota Sanggau).

Ditahun 1826 ketika kerajaan diperintah oleh Panembahan Kusuma Negara. Saat itulah dibuat kesepakatan dengan pemerintah kolonial Belanda untuk menyewakan sebidang tanah dikawasan hilir Sungai Sekayam. Namun akhirnya Belanda menduduki kerajaan Sanggau pada tahun 1887. Saat itulah pecah peperangan rakyat melawan Belanda.

Hingga saat ini Keraton Surya Negara masih ada sehingga ini harus dijaga dan dirawat keberadaannya agar menjadi bukti sejarah dan objek wisata yang menarik bagi wisatawan.  Perbaikan saat ini sudah dilakukan dan sedikit lebih baik daripada dahulu, namun demikian perlu kiranya pemerintah daerah untuk mempromosikan dan mengembangkan objek wisata ini sehingga menjadi kebanggaan masyarakat Sanggau.

Masih banyak lagi objek wisata yang menjadi harta karun yang belum digali dari Kabupaten Sanggau, peran masyarakat dan pemerintah sangat berpengaruh dalam pembangunan objek wisata Kabupaten Sanggau.  Maju terus Kabupaten Sanggau…!!

Objek Wisata Kabupaten Sanggau

No. Tempat Wisata Alam Lokasi Kecamatan
1. Air Terjun Pancur Aji Kec. Kapuas
2. Batu Posok Kec. Kapuas
3. Air Terjun Nopan Kec. Kapuas
4. Danau Belimbing Kec. Kapuas
5. Air Terjun Tekosing Kec. Mukok
6. Air Terjun Embaloh Kec. Mukok
7. Sumber Air Panas Sipant Lotup Kec. Jangkang
8. Riam Domun Kec. Bonti
9. Padong Pangeran Mas Kec. Sekayam
10. Air Terjun Paonti Tapau Kec. Entikong
11. Goa Tang Raya Kec. Beduai
12. Air Terjun Embas Kec. Noyan
13. Air Terjun Telogah Kec. Noyan
14. Danau Lait Kec. Tayan Hilir
15. Danau Terentang Kec. Tayan Hilir
15. Gunung Tiong Kandang Kec. Balai Batang Tarang
No. Tempat Wisata Budaya Lokasi Kecamatan
1. Masjid Jami Sanggau Kec. Kapuas
2. Makam Raja Sanggau Kec. Kapuas
3. Keraton Raja Sanggau Kec. Kapuas
4. Rumah Betang Kec. Parindu
5. Rumah panca Kec. Sekayam
6. Rumah Adat Betang Kec. Beduai
7. Makam Raja Gusti Lekar Kec. Meliau
8. Makam Panglima Pangsuma Kec. Meliau
9. Rumah Betang Nek Bindang Kec. Toba
10. Rumah Benda Pusaka Majapahit Kec. Toba

Sumber : http://www.sanggau.go.id

Iklan

45 thoughts on “Membangun Objek Wisata di Sanggau Kapuas

    yani said:
    13 Februari, 2010 pukul 12:34 pm

    wah salut bwt penulis.baru x nich ada artikel yg ngulik banyak ttg wisata d sgu.exist sll bwt penulis.

    Haryanto Blog said:
    13 Februari, 2010 pukul 2:22 pm

    weh fotonya keren-keren yang di bwah ini dari atas pesawat ya pak??? kok boleh bawa kamera sih??? hayo… pasti ngumpet ngumpet takut ketahuan pramugari ya….

      koko said:
      28 Januari, 2012 pukul 4:19 am

      Itu mah dari helikopter mas. 🙂

    Dangstars said:
    14 Februari, 2010 pukul 2:47 am

    Indah banget alam Kalimantan 😛

      fansmaniac responded:
      14 Februari, 2010 pukul 7:29 am

      ya iyalah mas dadang, cuma pemerataan pembangunannya aja yang gk rasi, jd ekspolrasinya kurang… he ;p

    Dangstars said:
    14 Februari, 2010 pukul 2:48 am

    Sukses selalu boz

    bali beach said:
    14 Februari, 2010 pukul 6:43 am

    sukses sllu, kapan-kapan boleh main kesana neh

      fansmaniac responded:
      14 Februari, 2010 pukul 7:30 am

      monggo silahkan mbak, di kalimantan byk hutan dan riam yg bisa dijelajah

    fran515ku5m said:
    14 Februari, 2010 pukul 8:12 am

    WAHH..BANG!! ORANG KALIMANTAN JUGA?
    (saya panggil Abang aja y). Bang, saya org kalimantan juga, tp saya di Timur. Pernah ke kaltim Bang? Saya di Bontangnya Bang..yaoo, postkan berita/artikel yg dari sana jg Bang..hahahahaha

    fran515ku5m said:
    14 Februari, 2010 pukul 8:14 am

    saya belum bisa ngepost kaya gini Bang, actual sekali. keren bgt.

    Lukito said:
    14 Februari, 2010 pukul 4:46 pm

    Terima kasih telah bertukar link dengan saya. Jika anda membaca comment ini berarti link anda sudah terpasang. Salam kenal dari Surabaya

      fansmaniac responded:
      14 Februari, 2010 pukul 6:38 pm

      oke bos.. lanjutkan perjuangan, dan semoga kita bisa jd sahabat didunia maya

    robert said:
    18 Februari, 2010 pukul 9:50 am

    Wah aku jadi pengen berkunjung ke beberapa tempat wisata tsb.

    marsun said:
    14 Maret, 2010 pukul 10:58 am

    sumber daya alam sanggau memang besar tapi tidak di kelola dengan baik sehingga sampai sekarang belum ada tempat wisata yang bisa dikunjungi orang banyak dengan fasilitas yang memadai saya berharap pemerintah daerah bisa memanfaatkan peluang ini

    ucum said:
    5 April, 2010 pukul 5:07 pm

    kalau TAPAK TOMEK (maaf cara penulisannya mungkin salah)
    & makam Daranante dah masuk di data blom klo gak salah tu brada di kec. balai sobut dan kec kembayan,

      fansmaniac responded:
      6 April, 2010 pukul 8:32 am

      @ucum : Ini berdasarkan data yang ada di dinas pariwisata Sanggau, mungkin untuk tempat wisata yang anda sebutkan dalam tahap pengembangan. Harapan kita moga semakin banyak wisata objek di Sanggau.. terima kasih komennya ya.. 😀

    Retno said:
    11 April, 2010 pukul 4:53 am

    Wah, kebetulan. Sekarang lg di Sanggau. Semoga bisa mengunjungi tempat2 itu.

      fansmaniac responded:
      12 April, 2010 pukul 10:38 am

      @Retno : Wah kebetulan banget, sayang kalo gk main2 ke tempat wisatanya 😀

    Funtea said:
    29 Juni, 2010 pukul 7:34 am

    subhanallah…luar biasa.
    mudah2an bs jadi acuan para wisatawan utk mengunjungi satu bagian bumi khatulistiwa trcinta.

      fansmaniac responded:
      29 Juni, 2010 pukul 7:37 am

      @Funtea : amiin semoga aja ya?

    desi said:
    6 Juli, 2010 pukul 6:49 am

    keren.. lanjutkan y bang..
    perkenalkan sanggau ke dunia luas…

    Fajar said:
    14 Juli, 2010 pukul 6:49 am

    Memang Sanggau luar biasa. Apalagi dengan adanya acara Festival Budaya Paradje Keraton tanggal 29 Juni 2010 dan Gawai dayak tanggal 7 Juli, semakin menjadi daya pikat wasata daerah. Tetapi sangat disayangkan, sebagai halaman muka negara Indonesia, Sanggau masih dianggap halaman belakang. Sepanjang jalan raya entikong, terlihat lingkungan yang kotor. Belum lagi jamban disepanjang sungai kapuas, penambangan emas tanpa ijin (PETI) yang mencemari air baku PDAM, lalu keganasan perkebunan sawit yang merusak flora dan fauna asli. Perlu ada kekuatan untuk menata itu semua.

      fansmaniac responded:
      15 Juli, 2010 pukul 10:18 am

      @Fajar : Setuju, saya juga heran padahal Sanggau sama seperti Batam.. yakni daerah potensial karena dekat dengan perbatasan.. seharusnya tingkatan kita menjadi halaman depan bukan belakang

    dhipta said:
    19 Agustus, 2010 pukul 12:17 pm

    artikelnya bagus. saya sepakat, banyak potensi alam dan ekonomi sanggau yang belum tergali karena faktor infrastruktur yang belum memadai. sbg contoh, pesona sungai kapuas harusnya bisa lebih baik lagi dg penataan sisi tepian sungai…..

      fansmaniac responded:
      21 Agustus, 2010 pukul 8:51 am

      @dhipta : anda benar, tapi sepertinya bila mengharapkan pemerintah saja mungkin tidak optimal. Alangkah lebih baik lagi bila ada investor yang bisa menjadikan objek wisata menjadi lebih baik meski diimbal dari segi bisnis yang penting bisa tertata dan terlaksana menjadi lebih hebat lagi. Nah, inilah peran penting putra-putri Sanggau yang mungkin sudah sukses bisa kembali membangun Sanggau.

    heru canibalz said:
    26 Agustus, 2010 pukul 2:03 am

    ko tempat wisata yg saya dulu datangin (MUARA KANTU) g termasuk ya…padahal stiap sore rame bgt ABG…ehehehehe…kalau sanggau mau dikembangkan gampang aja mas…himpun semua organisasi pemuda di sanggau dijamin mereka mau ngurusnya…karena selama saya di sanggau saya meneliti organisasi kepemudaan dan ternyata orang sanggau kritis juga…nah setelah itu ajak mereka duduk satu meja dengan pemerintah daerah untuk membahas bagaimana cara meng exsiskan kota sanggau ke dunia luar…masa obama saja pernah ikut kampanye di sanggau yang di sanding EDY BLACK di PILKADA 2008..nah itu sebagai pemikatnya…hahahah…emg keren sanggau…tapi kantanya banyak hantunya ya mas…kawan saya kemaren yang kerasukan sehabis pulang dari sanggau…dah ah kepanjangan…lanjuuuuttt…

      fansmaniac responded:
      28 Agustus, 2010 pukul 12:10 pm

      @heru canibalz : Wah makasih atas saran2 nya mas… tapi kalo sekedar mengurus tanpa ada permodalan kayaknya akan jadi pepesan kosong. Alangkah lebih baik lagi kalo emang benar2 dijadikan wisata budaya yang bernilai jual tinggi.. sip pokoke

    Dwi Wahyudi said:
    29 Agustus, 2010 pukul 7:55 pm

    Salam persahabatan dari sesama Blogger Borneo. Btw, ulasannya bagus dan sangat lengkap menurut saya. Namun terkadang semua itu harus kembali ke birokrasi pemerintahan yang luar biasa lelet. Lihat saja wacana VISIT KALBAR 2010 yang sudah sampai triwulan III ini msh belum ada gaungnya. Bener ngga?

      fansmaniac responded:
      4 September, 2010 pukul 2:31 pm

      @Dwi Wahyudi : Bener mas, saya juga heran mengapa pemerintah kita kok terkesan tidak serius dalam pembangunan Kalbar. Jalan tayan Sanggau saja begitu lamanya mulus, padahal bila itu lancar maka pembangunan ekonomi di daerah pedalaman bakal lancar

    ivan said:
    25 September, 2010 pukul 1:10 pm

    sampai saat ini sy yg hampir udah 10 thn disanggau belum ada perubahan sedikit pun tempat2 wisata yg dimaksud diatas,, perlu adanya sentuhan pemerintah setempat dan masyarakat nya,,, sanggat disayangkan aset ini tidak di kelola dengan baik,,,,

    sylva said:
    9 November, 2010 pukul 9:49 am

    aku suka itu

    irhamtaro said:
    23 November, 2010 pukul 3:50 am

    wahhh,, saya mo penempatan kerja dikota ini,mas..
    salam kenal…

    blogger nubie nih..^^

    Wiro said:
    3 Desember, 2010 pukul 5:49 am

    Percuma sj bicara masalah wisata di Sanggau kalau yang diutamakan masih investor kelapa sawit.Lama-lama akan habis jg kawasan wisata ter cemar gara-gara perkebunan kelapa sawit.

    Wiro said:
    3 Desember, 2010 pukul 6:15 am

    Saya putra Sanggau asli,bekerja di kab.Landak.dengan meninggalkan sanak keluarga.Sebenarnya banyak potensi di daerah sanggau dalam benak saya
    yang bila dikelola bisa menyerap tenaga kerja.salah satu contohnya seni kerajinan tangan,seni musik,wisata dll.cuma sayangnya karena keterbasan modal usaha ini tdk mungkin bisa terwujud.
    selama di Sanggau saya menekuni kerajinan patung,kulit kayu dan musik.hanya dukungan dari pemerintah nyaris tdk ada.

      fansmaniac responded:
      16 Desember, 2010 pukul 4:20 am

      @Wiro : betul, seharusnya pemerintah harus lebih peka terhadap hal ini

    irhamtaro said:
    18 Desember, 2010 pukul 8:31 am

    numpang lapak,gan… :mrgreen:

    melihat lebih detail obyek wisata pancur aji di kabupaten sanggau

    http://irhamtaro.wordpress.com/2010/12/18/wisata-alam-di-sanggau-kalbar/

    Aliong Denoy said:
    4 Oktober, 2011 pukul 2:11 am

    sanggau is the best deh…
    saya putra daerah sanggau,meski skrg bukan tingl d daerah sanggau lg saya bangga bsa mlihat sanggau maju
    thn 2003 dulu prnh brsekolah d sana tapi sanggau wktu it blm bnyk brkmbang,bnar kl kapupaten sanggau it hrz da prhatian dr pemerintah untuk mngembangkan potensi yg ada trsebar d kawasan2 kabupaten sanggau.
    pemerintah trutama hrz memperbaiki jalan2 yg mngkin sampai saat ini mzh terbengkalai d seluruh kapupaten sanggau.
    sukses untuk kota sangau sekitarNya d jaman repormasi ini.

    agus dwi ananto, st. said:
    27 Oktober, 2011 pukul 1:59 am

    sanggau..
    saya tinggal di sanggau tahun 1980 – 1985, saya lulusan sd 2 sanggau dan di smp 1 sanggau sampai kelas 2.
    dulu saya tinggal di sebelah lapangan tenis dekat jembatan gantung sekayam, lalu pindah ke komplek bina marga di bunut karena orang tua saya kerja di sana..
    sekarang tinggal di kabupaten tasikmalaya…
    kangen pengen bisa mampir….
    salam untuk sanggau ku….

      fansmaniac responded:
      31 Oktober, 2011 pukul 8:04 am

      Salam mas Agus Dwi Ananto… 😀

      Edhot Anwar said:
      22 Desember, 2013 pukul 4:43 am

      tasikna dimana kang?oh iya kebetulan sy skg kerja di sanggau,

    nita said:
    27 Oktober, 2011 pukul 5:53 am

    ijin Share ye pak irfan

    Andreas Alvino said:
    17 Maret, 2012 pukul 4:38 am

    maaf bang, untuk Wisata Riam Macan sepertinya foto nya mesti diganti. Karena bukan di Riam Macan, tetapi Riam Merasap, Sanggau Ledo.

      fansmaniac responded:
      21 Maret, 2012 pukul 5:28 am

      Oke, makasih ya infonya 🙂

    Sarjono said:
    24 September, 2012 pukul 10:34 pm

    As.Wr.Wb. Semoga Kab.Sanggau Kapuas makin maju dan berkembang,
    Sarjono. Ws.Wr. Wb. jonsarjono@yahoo.co.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s