Jalan Tayan Sanggau, kapankah engkau mulus ?

Posted on Updated on

Dengan adanya jalan baru yang melintasi Kecamatan Tayan Sanggau menuju Kecamatan Sungai Ambawang Kubu Raya memberikan jalur alternatif bagi masyarakat daerah hulu Kalimantan Barat.  Jalan ini dikenal dengan jalan Tayan Sanggau, memotong sekitar 100 km lebih cepat dibandingkan jalur biasa yang dahulu sering dilewati menuju kota Pontianak.

Jarak yang ditempuh untuk menuju kota Pontianak juga menjadi singkat dengan adanya jalan ini, perjalanan melewati jalur Ngabang Landak akan menempuh waktu sekitar 6-7 jam, akan tetapi jalur Tayan Sanggau hanya 3-4 jam.

Saat ini jalan Tayan Sanggau telah banyak digunakan oleh masyarakat, mulai dari kendaraan pribadi, Taksi, sampai bus sudah menjadikan jalan ini sebagai rute baru mereka.  Ironisnya, jalan yang sudah dibangun sejak tahun 2004 ini masih belum juga mulus.  Terhitung masih ada sekitar 30 km lagi yang belum di aspal, meskipun jalan ini telah ramai penggunanya.

Meskipun telah ditinjau oleh Gubernur Kalimantan Barat pada tahun 2008, sampai saat ini kondisi jalannya tidak berubah ataupun ada penambahan.  Hal ini mengakibatkan para pengguna jalan sedikit merasa terhambat, jalan yang berbatu dan licin disaat hujan membuat banyak kendaraan menjadi rusak.  Namun walaupun demikian masyarakat masih saja melewati jalan ini untuk menuju ke Pontianak dikarenakan lebih cepat.

Perlu diperhatikan, bahwa pembangunan jalan sebagai media penghubung dan jalur transportasi disuatu daerah sangat berpengaruh bagi kemajuan daerah itu sendiri.  Seperti halnya kota Ngabang, Mandor, Sosok, dan Suingai Pinyuh berkembang pesat karena adanya pembangunan jalan.  Dengan demikian hal serupa juga diharapkan bagi beberapa daerah pelosok di Tayan maupun Sungai Ambawang yang dilewati oleh jalan ini, sehingga perekonomian di daerah tersebut juga akan berkembang dengan pesat.

Dengan banyak pengguna jalan akan membuka peluang usahadan lapangan kerja bagi masyarakat setempat, seperti warung, pencucian kendaraan, rumah makan, pomp bensin, bengkel dan sebagainya.  Selain itu beberapa daerah yang belum dimasuki listrik akan mudah direalisasikan untuk segera mendapatkan listrik.

Jalan Tayan Sanggau ini dapat menghubungkan 3 Kabupaten, diantaranya Sanggau, Kubu Raya, Kayong Utara dan Ketapang.  Sehingga dengan adanya jalan ini, komunikasi dan transportasi antar Kabupaten akan menjadi lebih leluasa dan dapat mengembangkan pembangunan daerah pedalaman yang selama ini tidak tersentuh pembangunan karena tidak dilalui jalan besar.

Harapan kita semoga pemerintah segera mempercepat pembangunan jalan di Tayan Sanggau sehingga akan lebih memajukan dan mempercepat pemerataan pembangunan di Sanggau dan Kalimantan Barat umumnya.

Irfan, Februari 2010

10 thoughts on “Jalan Tayan Sanggau, kapankah engkau mulus ?

    nanta said:
    25 Februari, 2010 pukul 1:14 am

    widih yang benar jak.. padahal mau mudik ke ptk nehh????

      fansmaniac responded:
      25 Februari, 2010 pukul 3:11 am

      @nanta: itu gambar uda lama nanta, yg skrg gk gitu2 amat bah he🙂 tapi tetap blm diaspal😦 kalo ujan lebat ati2 lewat jln ni

    hendri Zarkasih said:
    5 Maret, 2010 pukul 3:08 pm

    saya putra kal-bar, skrg domisili di Jakarta, kadang sedih melihat betapa untuk membangun jalan yang sgt vital bagi kemajuan harus melalui perjuangan berpuluh tahun. Kalau tidak salah jalan Ptk-Tyn itu di rintis pada era 80an. Saya melihat di Kab. Tangerang(kabupaten) membangun jalan lingkar selatan yg lk. panjangnya 36,5 Km hanya butuh 2 tahunan dan mulus banget.Saya juga memaklumi bahwa PAD kita di kal-Bar itu sangat minim, tetapi kalo dikalkulasi bahwa betapa infrastruktur jalan ini sangat signifikan mendorong percepatan pembangunan dan kesejahteraan tentu hal ini haruslah menjadi prioritas utama dalam keputusan pembangunan daerah.

    fansmaniac responded:
    5 Maret, 2010 pukul 3:30 pm

    @hendri Zarkasih: Senang anda dapat berbagi cerita dan mengeluarkan aspirasi anda pada tulisan ini sebagai putra asli kalbar. Saya juga baru tahu ternyata jalan ini dirintis sejak tahun 80-an, kalau dihitung dari sekarang berarti sudah 30 tahun tidak ada perubahan berarti. Trims semoga instansi yang membaca tulisan ini juga dapat mendengar aspirasi kita

    lihin said:
    11 April, 2010 pukul 3:38 pm

    aku anak KTP ne yang lagi kul di PTK, pengen tau ja’ klo misal na ke KTP atau sebalik na klo lewat tayan sanggau tu brapa lama sh???
    Coz aku pengen lewat jalan darat ja’ sekalian pengen jalan-jalan,
    trussz kapan ne perbaikan jalan tayan sanggau bisa dilewati dengan aspal mulus tanpa ada halang rintang. he….he…
    thanks…………………………

      fansmaniac responded:
      12 April, 2010 pukul 6:52 pm

      @lihin : Untuk sementara jalan tayan menuju Ketapang masih tanah, dan belum ada jembatan penghubung jadi harus pake kapal feri… kalo gk salah tembusnya ke daerah seponti atau bali bekuak gitu… saya sih nggak menganjurkan sekarang anda lewat situ karena mungkin bisa makan waktu belasan jam hehehe

    suhaili said:
    2 Mei, 2011 pukul 10:32 am

    saya juga dari Ketapang ne, saya rasanya ingin sekali pulang-pergi lewat jalan Tayan..tapi mau nunggu sampai kapan ya???he
    tapi saya juga tidak heran kok jika melihat keadaan jalan kita yang sekarang ini, karena Kalimantan Barat sendiri dikenal dengan daerah yang paling lambat dalam pembangunannya.. saya juga sempat merasa malu ketika mendengar suara itu.. ya bukan orang lain sih yang ngomong seperti itu tapi saudara sepupu aku juga bilangnya seperti itu..baik sepupu aku yang tinggal di Kalteng dan Kaltim semua pada bilang seperti itu… ya siapa sih yang tidak mau melihat daerahnya maju??? tapi kalau pemerintah sendiri tidak mau peduli atau kurang perhatian,,kita mau bilang apa lagi.. andaikan aku punya tenaga dan dana sih,,mau aku timbun-timbiun dikit…he
    makanya aku rasa malas untuk bayar pajak karena aku bayar pun keperluan kita tidak diperhatikan. coba kawan-kawan lihat jalan di daerah Ketapang, semuanya hancur..mkn yang rada-rada bagus hanya jalan di kota Ketapangnya jak.. tapi jalan yang menuju ke daerah kecamatan semuanya pada hancur lebur.. bahkan lebih parah lagi seperti gambar jalan saudara ini… kemarin saya sempat pulang menjenguk orang tua di rumah, masyAllah jalannya seperti sungai…dalamnya jak mbil truk ketutup/tenggelam,,saya hanya bisa geleng-gelengkan kepala aja… ingin benar rasanya saya tanamkan pohon pisang, sawit dan pohon-pohon kayu biar jadi hutan aja sekalian…he
    tapi saya berdoa semoga jalan-jalan tersebut segera mendapat perhatian dari pemerintah… ya tapi itu pun kalau mau daerah ini cepat maju..tapi kalau tidak,, kita akan tetap aja jadi daerah terbelakang di antara daerah-daerah kalimantan lainnya…

    jay said:
    11 Januari, 2012 pukul 3:06 am

    saya Seorang Mahasiswa Geografi salah Satu Universitas Terkemuka Dipulau jawa…saya bukan orng Kalimantan Asli namun lima tahun terakhir saya pindah ke Kab.Ketapang Khususnya Kecamtan Kendawangan…Maaf bukan bermaksud membandingkan..melihat infrastruktur yg ada di kabupaten Ketapang sangat memprihatinkan khususnya Akses Jalan untuk kelancaran Ekonomi Masyrakat setempat… melihat SDA yg melimpah banyaknya perusahaan yg beroperasi diwilayah kab.Ketapang, kebun sawit, bauksit, tambang rakyat… harusnya untuk Kualitas jalan lebih jauh lebih baik….yg ingin saya tanyakan pajak maupun royalti yg dihimpun dari masyarakat dan perusahaan yg ada digunakan untuk pembangunan apa ..masyarakat perlu tahu..karena kemajuan sebuah daerah dibarengi dengan keterbukaan anggaran….saya prihatin dengan keadaan yang terjadi..sumber daya alam dikuras namun kemajuan infrastruktur, sarana dan prasarana belum memadai…

      fansmaniac responded:
      20 Januari, 2012 pukul 5:47 am

      benar sekali mas, terima kasih atas komentarnya.. semoga ini dibaca oleh pemerintah daerah yg seharusnya bertanggung jawab terhadap pembangunan di daerahnya

    egon said:
    11 Januari, 2012 pukul 8:11 am

    ada yang tau info details jarak antara pontianak ke tayan ??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s