Jangan Meremehkan Fungsi Hutan

Posted on

Peristiwa longsor yang terjadi di Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat baru2 ini memberikan kesan kepada kita bahwa kini alam sudah tidak lagi bersahabat.  Rasanya kehidupan kita menjadi kurang tenang dengan banyaknya berita mengenai musibah dan bencana alam dipelosok negeri kita ini, mulai dari gempa, banjir, tanah longsor, dan lainnya.

Sekarang yang kita tanyakan adalah apakah betul alam sudah tidak lagi bersahabat dengan kita? Atau justru sebaliknya, sebenarnya kitalah yang sudah tidak bersahabat lagi dengan alam?  Sebenarnya alam kita ini bekerja sesuai dengan kodratnya, dan tidak ada yang salah dengan alam.  Hujan, panas, arus laut, angin semua berjalan sesuai dengan aturannya.  Yang membuatnya tidak beraturan adalah ketidakseimbangan yang terjadi didalamnya akibat ulah manusia, fungsi hutan sebagai pelindung cahaya matahari, tempat kestabilan ekosistem, sumber oksigen bumi, dan pengatur cuaca dibabat habis akibat pembangunan yang dilakukan oleh manusia.

Sekarang kita mencoba untuk saling menyalahkan, mulai dari menyalahkan pemerintah sampai menyalahkan oknum2 tertentu di masyarakat.  Padahal kitalah oknum itu, kita yang tidak peduli dengan hutan kita sendiri, kita membiarkan hutan kita dirusak dan justru kita juga yang ikut  merusaknya.

Dari sekarang cobalah kita jaga hutan kita, jangan terlalu mengharapkan pemerintah sebab kitalah yang paling dekat dengan lingkungan kita.  Jaga kelestarian hutan dan atur pola pembangunan di daerah masing2, jangan biarkan hutan habis karena pembangunan.

Hutan yang dimaksud disini adalah hutan yang terdiri dari berbagai vegetasi, dimana pohon adalah vegetasi induknya.  Jika tidak ada pohon, maka itu bukan hutan tetapi lahan rimbun atau semak belukar… pohon lebih memiliki peran penting dibandingkan tanaman perdu atau semak, dia kokoh dan bisa menaungi dari sinar matahari.  Namun sayangnya, kokohnya pohon ini menjadi mata uang bagi manusia yang ingin menjual kayunya sehingga semakin besar pohon semakin bagus untuk ditebang dan diambil kayunya.

Perlu diingat, kayu juga merupakan kebutuhan papan kita.. akan tetapi dengan kemajuan zaman pada saat ini fungsi dan peran kayu bisa digantikan oleh produk lainnya.  Dan bila kita ingin bersahabat dengan alam, maka jadikanlah alam itu sebagai teman kita.  Peliharalah alam kita, mulai dari hutan, sungai, laut, danau dan alam disekitar kita.  Perbanyak menanam pohon mulai dari sekarang, jangan biarkan banyak lahan gunsul didaerah kita, ayo kembali bersahabat dengan alam.

Irfan, 27 Februari 2010

4 thoughts on “Jangan Meremehkan Fungsi Hutan

    Vulkanis said:
    27 Februari, 2010 pukul 3:46 pm

    Wah..satu ajakan yang positif

    wahyu said:
    28 Februari, 2010 pukul 9:26 am

    saya sangat setuju. selalu mulai dari hal kecil ya pak?🙂

    julianusginting said:
    28 Februari, 2010 pukul 3:58 pm

    bener….disitulah fungsinya hutan, karena kalo cuma tanamannya teh yah..paling bisa nahan tanah cuma 1,5 meter.selebihnya udah longsor deh…

    Mas Ben said:
    1 Maret, 2010 pukul 4:34 am

    Setuju, karena hutan adalah mengandung beragam kekayaan hayati di dalamnya🙂

    Salam bentoelisan
    Mas Ben

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s