Bisakah Sukses di Bisnis MLM ?

Posted on Updated on

Multi Level Marketting (MLM) adalah metode pemasaran yang mendadak terkenal pada saat ini, padahal pada dekade sebelumnya bisnis ini masih sangat awam sekali didengar dan orang lebih mengira penjualannya mirip-mirip sales.  Tahukah anda bahwa MLM adalah teknik terdahsyat dalam memasarkan suatu produk ? Bahkan Robert T. Kiyosaki seorang motivator juga mengatakan bahwa MLM adalah salah satu jalan untuk menuju kekayaan.  Tetapi apakah itu benar ? Mengapa banyak sekali orang yang gagal menggeluti MLM ini ?

Sebenarnya saya juga bukanlah pakar atau pengamat, saya dulu pernah menekuni salah satu bisnis MLM yang cukup ternama di Indonesia.  Bahkan saya pernah mendapatkan penghargaan karena pertumbuhan downline yang sangat cepat dalam waktu 1 bulan dengan kategori Gold di kota saya.  Benar sekali, MLM tersebut betul-betul memberikan hasil yang cukup buat saya bahkan rerata penjualan saya jauh lebih besar dari rekan cross line saya (sebutan untuk kawan satu up line tapi tidak satu garis dengan kita).  Namun apakah yang membuat saya terhenti untuk menekuni bisnis tersebut ? apakah karena saya gagal ?

Tidak, saya tidak gagal hanya sukses yang tertunda ciee.. mirip kata-kata dalam motivasi MLM haha… Sebenarnya saya berhenti karena melihat ada beberapa kejanggalan dalam tim leader saya dalam berbisnis.  Dan terus terang, saya merasa cara seperti ini hanya malah menambah kebohongan dan menghancurkan bisnis saya kedepan.  Berikut ini beberapa kesalahan tetapi merupakan cara efektif untuk membangun bisnis MLM :

1. Tidak menekankan pada produk yang akan dijual tetapi lebih menekankan pada mind hypnotize (wah bahasa apa ini ? maaf saya nebak2 :D).

Konsepnya calon konsumen atau calon downline lebih ditawarkan atau dihipnotis dengan ‘Reward’ (hadiah, penghargaan, iming-iming kekayaan, mobil mewah, menunjukkan slip hasil penjualan) tetapi tidak kepada produk yang dijual itu sendiri.. sehingga praktis produk hanyalah sebuah ‘alat’ untuk mendapatkan calon downline.  Padahal tujuan utama dari MLM adalah memasarkan produk tersebut.  Parahnya lagi, cara ini diajarkan turun temurun kepada downline dibawahnya.. akibatnya kebanyakan downline hanya fokus mencari orang untuk dijadikan downline bukan fokus memasarkan produk.

Cara ini sangat efektif, dengan cara ini saya bahkan memiliki 3 downline yang rela jual motor hanya untuk bisa membeli produk sehingga langsung menuju level / bintang yang direkomendasikan.  Namun, dikedepannya downline kita akan tahu akan teknik ‘licik’ ini sehingga ia mudah merasa lemah, untuk itulah ia diwajibkan ikut seminar, membaca buku, atau membeli kaset2 motivasi agar semangatnya tidak down (salah satu teknik hipnotis juga).  Tetapi dari 10 downline yang bisa semangat meniru cara anda paling 1-2 orang saja sisanya belum tentu bahkan hilang entah kemana.

2.  Sering mengadakan seminar dan pancing calon downline untuk datang dengan cara apapun

Seminar merupakan sebuah alat yang sangat efektif untuk meyakinkan calon downline, seminar ini wajib menghadirkan orang2 yang sudah ‘sukses’ di MLM ini sebagai motivator dan tentunya dia masih satu jaringan (up line).  Mengapa mereka mau menjadi motivator anda ? karena keberhasilan dia tergantung pada anda, bila anda berhenti maka bisnisnya akan mati🙂  Prinsip general, seribu menyokong satu orang.. artinya anda downline sapi perahannya up line yang lebih tinggi.. jadi up line ini akan mati-matian memotivasi anda untuk seperti mereka.

3.  Membangun kaki-kaki yang kokoh

Sama seperti membangun rumah, membangun bisnis MLM ini juga harus mempunyai kaki yang kokoh.  Kaki disini adalah para downline anda, bila downline runtuh atau tidak kuat maka tunggu juga runtuhnya bisnis anda dan anda harus membangun ulang kaki-kaki ini.  Jadi anda harus punya orang yang sama gilanya dengan anda dalam membangun bisnis untuk satu level jaringan, misal untuk downline level 3 harus ada minimal 3 orang yang tekun, downline level 4 harus minimal 6 orang yang tekun, dan seterusnya… ingat ‘yang tekun’ bukan ‘yang banyak’

4.  Bukan bisnis sampingan

Anda perlu waktu yang cukup lama untuk membangun suatu jaringan yang kuat… dan bisnis sampingan ? saya rasa kalo MLM ini anda jadikan bisnis sampingan maka hasilnya juga hasil sampingan😀 anda harus full time membangun bisnis ini.  Yang jadi masalah adalah para downline anda semua belum tentu berfikiran yang sama, banyak diantara mereka yang sudah bekerja sebagai pegawai negeri, karyawan swasta, pedagang dan sebagainya sehingga mereka akan menganggap bisnis ini hanyalah sampingan dan akibatnya anda berdiri diatas kaki-kaki downline yang hanya berdiri sebelah kaki.

5.  Berperilaku sukses

Harus berperilaku sukses, karena untuk meyakinkan para downline maka kita wajib berpenampilan baik terutama ‘terlihat kaya’ hal ini dikarenakan bisnis tersebut dibangun dari awal dengan teknik hipnotis berupa iming-iming kekayaan bukan karena produknya yang bagus.  Saya melihat banyak upline saya (level yang sudah tinggi seperti level 7 atau 8) yang membeli mobil untuk tampak meyakinkan, setelah saya berada pada level yang hampir sama baru saya tahu bahwa kebanyakan mobil tersebut adalah BMW second atau bahkan mobil kredit yang bisa dengan DP 20-30 juta.   Mobil yang sesungguhnya didapat hanyalah dari mereka yang serah terima langsung di acara penyerahan.

bisnis mlm

Memfokuskan impian…

Untuk sukses di MLM anda harus punya impian yang kuat tetapi bukan bermimpi, usaha yang kuat dan cerdas, berbisnislah yang benar jangan menipu dengan iming-iming kekayaan.  Semua orang pasti ingin kaya, tapi Bayangkan bila anda punya downline yang aktif memasarkan produk dengan benar bukan semata-mata mencari orang untuk dijadikan downline, maka siklus bisnis penjualan anda akan berjalan dengan baik dan passive income juga datang dengan lancar.  Tetapi sayangnya cara tersebut akan membuat anda sangat lama naik level😀

9 thoughts on “Bisakah Sukses di Bisnis MLM ?

    Bambang Karya said:
    2 Juni, 2012 pukul 12:08 pm

    Tulisan yg bermanfaat. Orang jadi tahu + – nya MLM.
    Mngkin lbh baik bila setiap artikel ada tanggal kapan ditulisnya.

      fansmaniac responded:
      6 Juni, 2012 pukul 12:44 am

      Untuk tanggal posting Bisa lihat dibawah judul postingan saya pak. Terima kasih atas kunjungannya

    jamil said:
    28 Juli, 2012 pukul 8:06 am

    ya begitulah kira2 mlm.
    tapi kali ini saya tertarik ikutan mlm karena kualitas produknya bagus(menurut saya+temen2 yg pakai) bila sempat mohon reviewnya.trims.

    ade kurniawan said:
    20 Oktober, 2012 pukul 8:43 pm

    Mungkin banyak orang beranggapan bahwa MLM itu berasumsi ke jual” produk, atau pun cari” orang. Krn sebenernya tidak semua MLM seperti itu. Ada MLM yang tidak ada target / tutup poin, peringkat, dan reward. Dan MLM ini tidak terlalu mendewakan yg namanya uang. Krn sebenarnya ada 4 Nilai yang hrus anda dapatkan dr menjalankan bisnis MLM. Apa itu? 1. Kesehatan yang prima. Ini dr produknya, dan produk tidak dijual melainkan dikonsumsi sendiri. 2. Solusi Kepemimpinan, banyak orang diluaran sana sekolah kepribadian untuk mengubah karakter pribadinya tp di MLM ini cukup melalui proses yang namanya ESN. Disini dibentuklah atau transformasi dr member menjadi leader. 3. Solusi penghargaan dan kebanggaan. Krn disini kita cukup memastikan dua orang yg kita ajak berjuang di bisnis ini utk sukses. Otomatis ketika dua org ini sukses, ada penghargaan dr mereka ke kita. 4. Kemandirian ekonomi. Dan kenapa poin ke 4 ini diletakkan di point terakhir. Krn uang bukanlah segalanya tp memang segalanya butuh uang. Tp cb anda nilai selain point keempat dr point pertama sampai ketiga ini tidak bisa diukur dengan uang. Untuk info selanjutnya hub 081281767418 or pin 29D0A275.

      fansmaniac responded:
      9 November, 2012 pukul 5:32 am

      @ade kurniawan : good.. strategi MLM nya terlihat jelas😀 semoga sukses..

      ielham putra said:
      22 Desember, 2012 pukul 3:31 am

      tp ga bagus jg klo owner nya main delete secara sepihak, sy hanya dengar dr kawan2 sy saja, tdk ada yg perlu ditakutkan di bisnis MLM, karena MLM hanya ilmu pemasaran tanpa iklan, dan ini di pelajari di s3 bidang study manajemen bisnis yg gelarnya MBA.. artinya system adalah salah satu penentu keberhasilan seorang member di MLM, klo systemnya aman dan transparan, sy rasa kecurangan2 di bisnis MLM tdk akan terjadi, trima kasih.. hanya sekedar share saja..!!

      ielham putra said:
      22 Desember, 2012 pukul 3:33 am

      @ade kurniawan, for further info this is mmy pin 2a9ba889

    Jefry said:
    29 Oktober, 2012 pukul 6:02 am

    Sekarang yang namanya bisnis yang berbau MLM sudah sedikit buruk dimata masyarakat dan banyak yang menganggap bisnis semacam ini hanyalah sekedar penipuan..
    Terima kasih atas penjelasannya, bila bisa diterapkan dengan baik bisa jadi sistem MLM akan menjadi sebuah peluang usaha yang menjanjikan

    faris faisal said:
    13 November, 2012 pukul 6:46 pm

    intinya cari bisnis MLM yang berbasis syariah,contohnya K-LINK.jadi dari produknya halal, marketing plannya pun tidk ada unsur penipuan atau merugikan yang di bawah.klo masalah yang tadi di ungkapkan atas itu masalah dari orangnya/poeple.karena setelah kita menjadi member di situlah usaha yang kita tekuni itu usaha kita sendiri.jadi walau perusahaannya itu syariah, tp peoplenya pnya pemikiran yang tidak benar, maka di usahanya itu akan mendapatkan yang tidak berkah.terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s