Review Film : Chappie – Robot Gangster Lugu Namun Berhati Baik

Posted on

Chappie, begitu judul filmnya… kalo di lihat dari trailer filmnya, saya penasaran banget ingin menontonnya. Awalnya asli bener saya kira ini film tentang superhero polisi robot seperti Robocop gitu, ternyata saya salah besar.. Chappie tidak hanya sekedar polisi robot biasa tetapi juga gangster yang justru melakukan tindakan kriminal.  Kok bisa ? bagi anda yang belum menontonnya saya saranin nih nonton film drama dan sci-fi paling seru dan asyik untuk di tonton bersama keluarga.  Seperti biasa saya mencoba mereview film ini berdasarkan sudut pandang saya.

Berawal dari kesuksesan Tetravaal yakni perusahaan pembuat robot dengan kepandaian buatan (artificial intelegency) yang menciptakan sebuah produk robot karya salah seorang karyawannya bernama Deon (diperankan Dev Patel).  Perusahaan ini membuat robot polisi yang memiliki kecerdasan dan dengan rangka tubuh yang anti peluru sehingga seringkali diandalkan dalam setiap operasi buru sergap polisi.  Semakin tahun prestasi robot ini semakin sukses sehingga justru tidak hanya sebagai polisi buser tetapi juga sebagai polisi dengan tugas umum lainnya seperti mengatur lalu lintas dan penjagaan hingga 24 jam.  Dalam film, rangkaian informasi ini ditayangkan dalam bentuk segmen berita dan wawancara sehingga saya tahu bahwa ini bukan inti utama ceritanya.. robot polisi yang hebat itu adalah hal biasa dan telah dianggap umum dalam film ini.

Lalu apa yang menjadi bedanya ? bahkan saya sendiri awalnya tidak tahu yang mana yang namanya Chappie karena robot polisi dalam film ini sangat banyak jumlahnya.  Ternyata Chappie itu bukan satu-satunya robot polisi seperti halnya Robocop.  Chappie (peraga diperankan oleh Sharlto Copley) hanya robot polisi biasa dengan code name Scout_22 diantara code name Scout lainnya.

Scout_22 seringkali keluar masuk ruang reparasi robot karena sering terkena tembakan-tembakan parah, bahkan sampai teknisinya sendiri heran mengapa Scout_22 ini paling rajin masuk bagian reparasi.  Sebelum misi terakhirnya sebagai polisi robot, Scout_22 diperbaiki bagian antena sebelah kirinya (yang menyerupai telinga) dengan warna merah (dalam film ini suku cadang warna merah artinya suku cadang untuk test).. ini lah yang menjadi ciri khusus si Chappie nantinya.

Pada misi terakhir ini Scout_22 harus pensiun karena terkena tembakan langsung ke arah dada dengan RPG (Granat berpeluncur Roket) yang menyebabkan kerusakan parah pada bagian tersebut.  Deon sebagai pencipta robot ini pun sudah menandatangani surat penghancuran Scout_22 karena dianggap sudah mengalami kerusakan parah.

Di lain cerita terdapat sebuah geng kecil yang beranggotakan 3 orang yakni Ninja, Liyondi dan Amerika. Geng ini selalu gagal dalam setiap misi kriminalnya karena polisi robot semakin banyak jumlahnya, parahnya lagi mereka dipaksa untuk memiliki hutang sebanyak 20 juta dollar oleh seorang boss geng besar di kota tersebut bernama Hippo.  Mereka pun memutar otak untuk dapat melakukan misi kriminalnya dengan sukses, sehingga Ninja sang ketua geng memiliki ide yang sedikit gila yakni cari tahu siapa pembuat robot polisi dan culik dia.  Akhirnya misi ini pun disepakati semuanya dan mengincar Deon sebagai target operasi dengan tujuan agar Deon dapat mematikan seluruh robot polisi sehingga mereka bebas melakukan tindakan kriminal.

Walhasil, penculikan pun berhasil dilakukan.. (terlalu mudah menurut saya) Deon ditawan dan dipaksa untuk mematikan sistem seluruh robot polisi.  Tentu saja ia tidak bisa melakukannya, tetapi Deon memiliki ide yang lebih baik yakni dia memberikan gengster tersebut sebuah robot yang memiliki kecerdasan dan emosi buatan.  Proyek ini sebenarnya pernah ia tawarkan kepada perusahaannya namun tidak disetujui sehingga ia nekat mencoba menghidupkan robot Scout_22 yang sudah rusak dan dibawanya ini sebagai uji coba.

Review film Chappie

Percobaan pun dilakukan dan berhasil, Scout_22 hidup sengan sisa batere yang lemah karena masih percobaan.  Robot ini tampak takut dan lugu seperti halnya anak bayi, dia harus diajarkan berbicara, berperilaku, dan berfikir.   Liyondi yang merupakan anggota gengster adalah seorang wanita yang ingin mengasuhnya, ia menamakan robot ini dengan nama Chappie.   Terjadi perebutan hak asuh antara Deon dan gengster ini, dimana Deon ingin Chappie menjadi seorang seniman sedangkan para gengster menginginkan Chappie tumbuh menjadi anggota geng yang bisa merampok.

Meski baru belajar berbicara dan berprilaku karena Chappie adalah robot, kemampuan belajarnya 10x lipat lebih cepat dari manusia sehingga dalam waktu tidak sampai seminggu Chappie sudah tumbuh menjadi seorang gengster muda karena asuhan dari Ninja sang ketua geng.  Chappie melakukan berbagai tindakan kriminal seperti merampok mobil, meski sebenarnya Chappie tidak mau melakukannya.  Bagian ini sangat seru dan membuat anda tertawa karena Chappie persis bergaya seperti gengster dengan kalung dan cincin tapi tubuhnya adalah robot.

Film Chappie

Chappie

Deon akhirnya tidak bisa berbuat apa-apa selain menasehati Chappie bahwa apa yang dilakukannya itu salah, tetapi Chappie berbalik menyalahkan Deon karena ia diberikan tubuh yang sudah rusak dengan batere yang menipis.  Chappie tidak ingin mati, ia ingin tubuh yang baru agar ia bisa hidup lebih lama.

Deon memiliki saingan di perusahaannya yang bernama Vincent Moore (diperankan Hugh Jackman), ia membenci Deon karena misinya untuk menggantikan robot Scout dengan robot buatannya (kalo anda pernah lihat robot musuhnya Robocop nah persis seperi itulah kira-kira bentuknya).  Vincent berhasil merebut kode pengaktifan robot polisi dan mematikan semua robot polisi dikota sehingga mengakibatkan kekacauan yang luar biasa di kota.  Hal ini ia lakukan agar robot buatannya dapat digunakan dan membujuk direktur Tetravaal agar semua robot scout dimusnahkan dan diganti dengan robotnya.

Selanjutnya kisahnya menjadi lebih menarik karena Chappie menjadi robot yang tidak bisa diganggu dan dimatikan oleh Vincent karena ia istimewa yakni memiliki kecerdasan sendiri.  Peperangan antara Chappie dan robot buatan Vincent berlangsung dengan seru, meski tidak banyak aksi laganya namun anda akan dibuat emosional menontonnya terutama ketika Liyondi sang ibu angkat Chappie mati terbunuh dan Deon sang pencipta robot ini dalam keadaan sekarat.  Chappie juga menemukan cara agar bagaimana ia bisa mengganti tubuhnya dengan tubuh yang baru sehingga ia bisa hidup lebih lama.

Film Chappie Review

Secara keseluruhan film ini menyajikan drama masa depan yang sangat menarik, mimpi tentang robot yang memiliki emosi dan kecerdasan sendiri merupakan tema utama film ini.  Selain lucu dan menegangkan, film Chappie sangat asyik ditonton bersama keluarga.. nah anda yang belum nonton film ini rekomended banget ni !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s