cetak brosur

Tips dan Trik Menyebarkan Brosur

Posted on

Teknik promosi adalah salah satu peran penting bagi suatu usaha maupun perkantoran untuk memberikan informasi bagi calon konsumennya.  Media promosi yang paling sering digunakan diantaranya adalah Brosur, flyer, pamflet atau poster.  Apa perbedaan brosur dengan flyer atau pamflet ?

  • Brosur, umumnya berukuran A4 atau A5 dengan bentuk cetakan bolak balik atau hanya satu muka dan biasanya berbentuk lipatan, berisi informasi yang cukup lengkap
  • Flyer, ukurannya sedikit lebih kecil bisa A5 atau A4 dibagi tiga berisi informasi yang singkat dan padat
  • Pamflet, hanya dicetak satu sisi dan biasanya di tempel di tembok ukurannya lebih kecil dari poster

Agar promosi dengan brosur/flyer/pamflet lebih efektif anda harus mencetaknya dalam jumlah yang cukup banyak dan diberikan pada sasaran dan di lokasi/event yang tepat.  Berikut tips dan trik dalam menyebarkan brosur :

  1. Sebarkan pada suasana atau event yang tepat, kebanyakan orang menyebarkan brosur dengan meletakkannya di depan pagar rumah, di persimpangan lampu lalu lintas, dan bahkan ada yang berdiri dipinggir jalan dan membagikannya langsung.  Padahal itu hanya akan membuat brosur anda menjadi banyak terbuang karena saat itu orang-orang sedang tidak membutuhkan informasi tentang produk anda.  Kapan waktu dan dimana lokasi yang tepat ? sesuaikan dengan produk yang anda tawarkan, akan lebih tepat bila anda berikan pada konsumen yang bertanya tapi belum bisa memastikan alias masih timbang pilih.
  2. Informasi padat dan jelas, brosur yang terlalu banyak tulisan hanya membuang waktu bagi calon konsumen untuk membacanya mereka cenderung membaca secara sekilas dan mencari point pentingnya saja.
  3. Tulisan yang didukung dengan gambar real, gambar akan membuat calon konsumen bisa melihat dan mendeskripsikan sendiri apalagi ditambah tulisan yang melengkapi gambar tersebut.  Jangan mengambil gambar dari internet, ambillah gambar produk anda secara real/nyata.
  4. Besarkan font untuk point penting anda, alamat dan nomor kontak sangat penting untuk lebih ditonjolkan maka buat kolom khusus di salah satu bagian brosur anda.
  5. Pilih ukuran yang sesuai dengan informasi yang diinginkan, anda bisa memilih ukuran A4 bolak balik bila banyak informasi yang diperlukan atau hanya 1/3 A4 apabila hanya beberapa informasi penting saja.
  6. Sesuaikan budget anda, mencetak brosur biasanya ada minimum kuantiti artinya anda tidak bisa mencetak hanya 10-20 lembar saja. Mencetak banyak justru akan membuat harganya lebih murah.
  7. Mencetak sendiri justru lebih repot dan relatif lebih mahal biayanya, mungkin banyak yang merasa bahwa mereka bisa cetak sendiri menggunakan printer sebenarnya itu tidak masalah karena biaya cetak itu relatif.  Printer inkjet biasa anda tidak di desain untuk mencetak dalam jumlah banyak dan bisa tahan lama, untuk itu anda membutuhkan jasa percetakan untuk jumlah yang banyak dan desain yang menarik.
  8. Pilih jenis kertas yang tepat, jenis kertas ada beberapa macam diantaranya yang kita kenal adalah kertas HVS dan art paper (kuunstruk) yang berbentuk glossy alias licin.  Dari segi kekuatan, art paper lebih lama dan lebih ekslusive namun bukan berarti HVS tidak baik.  Kertas HVS lebih murah namun rentan terhadap air, kertas art paper lebih tahan terhadap air namun harganya cukup mahal dibanding HVS.
  9. Ramah lingkungan, jangan biarkan brosur anda hanya menjadi sampah yang akan merusak pemandangan dan menambah kotor lingkungan, bukankah tujuan anda membagikan informasi ? Untuk itu pastikan target penerima brosur anda sudah tepat dan jangan asal diberikan atau ditempel sembarangan.  Selain hanya akan membuang uang anda orang juga akan risih menerima brosur yang dianggapnya belum perlu.

Demikian beberapa tips bagi anda yang akan mencetak brosur.  Baca juga Cetak Brosur Murah Pontianak bagi anda yang berminat untuk mencetak brosur dan konsultasi seputar masalah brosur.

Iklan